GET YOUR FREE GOOGLE ADWORDS GUIDE

This e-book includes insights into how to use Google AdWords to successfully engage your audience.

  • Targeting a geographic region
  • Setting your daily budget
  • Controlling how much you spend per click

Ya, aku mau ebook ini. Tolong kirim ke emailku dong!


Saturday, April 14, 2018

Cara Umum Menggunakan Automated Rules

Automated rules membantu anda untuk membuat tindakan yang bisa otomatis bekerja untuk anda, seperti:
  • Automated rules mengizinkan anda untuk menjadwalkan iklan anda agar otomatis tayang pada waktu yang diinginkan.
  • Menggunakan automated rules untuk mengatur bid berdasarkan waktu atau hari, faktor musiman, atau kondisi dinamis lainnya.
  • Mengontrol budget dan cost dengan menampilkan iklan hanya pada waktu tertentu saja.


Untuk memulainya, tulis dengan detail apa saja yang biasa anda sering lakukan pada akun AdWords anda. Kemudian anda tinggal buat rulesnya agar tindakan ini dilakukan secara otomatis.

Di sini saya akan berikan contoh, beberapa rules yang umum digunakan. Tapi, tentu anda dapat membuat rules yang sesuai dengan goal bisnis anda.

Setelah anda membuat rules, anda tetap harus memonitor performancenya secara berkala dan lakukan perbaikan jika masih ada hasil yang kurang maksimal.

Menjadwalkan Iklan

1. Aktifkan atau nonaktifkan iklan untuk promosi spesial

Misalnya anda ingin menjalankan iklan promosi selama 2 hari di minggu depan. Langkah pertama, buat iklannya sekarang dan biarkan dalam status pause. Kemudian buat 2 rule yang masing-masing berjalan hanya 1 kali (frequency = once). Rule pertama berperan mengaktifkan iklan (misalnya pada tanggal 14 April jam 1 am) lalu rule kedua berperan untuk menonaktifkan iklan (misalnya tanggal 16 April jam 12 am). Sebagai tambahan, kondisi ini bisa juga anda terapkan untuk level campaign dan juga ad group.

2. Aktifkan atau nonaktifkan beberapa iklan secara berulang

Misalnya anda ingin mengaktifkan iklan hanya setiap weekend saja dan akan terus berulang di minggu berikutnya. Berarti anda harus membuat 2 rule dengan frequency weekly. Rule pertama berperan mengaktifkan iklan setiap hari sabtu jam 1 am, dan rule kedua berperan mengnonaktifkan iklan setiap hari minggu jam 12 am.

Mempause Iklan atau Keyword yang Performancenya Rendah

1. Mempause keyword yang performancenya rendah berdasarkan performance metrics (seperti cost per conversion yang mahal).

Umumnya pengiklan bereksperimen dengan beberapa keyword, membiarkan keyword yang performancenya bagus dan menonaktifkan keyword yang performancenya buruk dan bisa dioptimasi lagi dikemudian hari. Contohnya, anda perlu menonaktifkan keyword yang nilai cost per conversionnya mahal. Dalam rule ini, anda perlu membuat 2 kondisi yaitu Cost / Conv > (misalnya Rp20.000) dan Conversion > 100. Pilih daily frequency dengan menggunakan data dari 30 hari sebelumnya.

2. Mempause iklan yang performancenya rendah berdasarkan performance metrics (seperti CTR yang rendah).

Saat pengiklan bereksperimen dengan banyak iklan, biasanya mereka akan mempause iklan yang performancenya buruk. Maka, anda dapat membuat daily rule untuk menonaktifkan iklan yang CTRnya buruk (misalnya di bawah 3% atau 5%) yang sudah memiliki 1000 impressions dalam 1 hari terakhir. Nilai 1000 biasanya dijadikan nilai minimum data impression yang cukup untuk membuat keputusan.

No comments:

Post a Comment

Tulis pertanyaan anda dengan jelas dan detail. Jika anda ingin melampirkan gambar atau screenshot, silahkan upload dulu di https://prnt.sc dan sertakan URL-nya!