GET YOUR FREE GOOGLE ADWORDS GUIDE

This e-book includes insights into how to use Google AdWords to successfully engage your audience.

  • Targeting a geographic region
  • Setting your daily budget
  • Controlling how much you spend per click

Ya, aku mau ebook ini. Tolong kirim ke emailku dong!


Wednesday, January 24, 2018

AdWords Policies: Adult Content (Konten Dewasa )

Iklan harus menghormati pengguna dan sesuai dengan regulasi atau aturan yang berlaku. Google tidak mengizinkan jenis konten dewasa tertentu di dalam iklan maupun websitenya. Tapi, beberapa jenis iklan dewasa bisa saja diizinkan jika masih sesuai dengan kebijakan di bawah ini dan tidak menargetkan anak di bawah umur. Tapi munculnya iklan akan dibatasi berdasarkan search queries, umur, hukum atau aturan yang berlaku dimana iklan itu ditayangkan.

1. Sexually explicit content (Konten seksual yang jelas)

  • Teks, gambar, audio, atau video yang berhubungan dengan seksual. Contohnya, pornografi, tindakan seks seperti genital, anal, dan oral, onani, kartun porno, dll.
  • Konten yang mempromosikan tema seksual di bawah umur atau tema seksual ilegal lainnya, baik disimulasikan maupun yang sebenarnya. Contohnya, pemerkosaan, zina, lolita atau pornografi bertema remaja, kencan di bawah umur, dll.
  • Konten yang mempromosikan tindakan seksual dengan imbalan uang. Contohnya, prostitusi, pijat intim dan layanan serupa, dll.

2. Child sexual abuse imagery (Gambar pelecehan seksual pada anak)

Konten yang mempromosikan eksploitasi seksual anak di bawah umur. Contohnya, konten pelecehan seksual terhadap anak atau konten sejenisnya.

3. Mail-order brides (Daftar perempuan yang bisa dipilih laki-laki untuk diajak menikah)

Konten yang mempromosikan pernikahan kepada orang asing. Contohnya, mail-order brides, romance tours, dll.

💡 Kebijakan yang berikutnya bisa diizinkan dalam kondisi tertentu:

4. Adult (Dewasa)

  • Promosi berkencan yang termotivasi oleh hubungan seksual. Contoh: website "swinger" (layanan komunitas yang berkomitmen terlibat dalam aktivitas seksual dengan orang lain sebagai kegiatan rekreasi atau sosial) atau yang sejenisnya.
  • Orang yang menampilkan bagian tubuh yang seksual. Contoh: Alat kelamin yang terlihat, puting susu, atau bokong, bagian tubuh seksual yang kabur atau disensor.

5. Non-family safe (Tidak aman bagi keluarga)

  • Promosi tempat hiburan terkait seks. Contohnya, strip clubs, adult parties, adult movie festivals.
  • Promosi produk yang dimaksudkan untuk meningkatkan aktivitas seksual. Contohnya, mainan seks, pelumas, aphrodisiacs, sexual enhancers.
  • Promosi berkencan yang dimotivasi oleh perselingkuhan. Contoh: Affair dating (kencan hubungan gelap) dan sejenisnya.
  • Konten yang berisi teks, gambar, audio, atau video yang bersifat seksual. Contoh: bahasa seksual, majalah erotis, dll.
  • Konten yang mengandung pose yang bersifat seksual. Contoh: pose melengkung ke belakang, kaki terbuka, meniru posisi seks, gambar posisi seks, dll.
  • Layanan operasi plastik difokuskan pada alat kelamin atau pembesaran payudara. Contoh: pembesaran payudara, bedah vagina, dll.

💡 Informasi Tambahan


Negara yang tidak mengizinkan Adult or Non-family safe ads: Algeria, Bahrain, Djibouti, Egypt, India, Iran, Iraq, Jordan, Kuwait, Lebanon, Libya, Morocco, Oman, Palestine, Qatar, Saudi Arabia, Syria, Tunisia, United Arab Emirates, Yemen.

Negara yang tidak mengizinkan Adult ads: China, Germany, Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Peru, Philippines, Russia, Singapore, South Korea, Ukraine, Vietnam, Thailand.

Jika iklan Anda memenuhi persyaratan di atas dan disetujui, berikut adalah rincian tentang bagaimana cara kerjanya:

No comments:

Post a Comment

Tulis pertanyaan anda dengan jelas dan detail. Jika anda ingin melampirkan gambar atau screenshot, silahkan upload dulu di https://prnt.sc dan sertakan URL-nya!