Berikut beberapa contohnya yang harus dihindari:
1. Missing information (Informasi yang tidak lengkap)
- Tidak memberikan informasi yang jelas dan detail mengenai model pembayaran dan biaya yang akan ditanggung pengguna. Contohnya: Harga, biaya pengiriman, suku bunga, denda keterlambatan pembayaran, biaya berlangganan, menggunakan nomor telepon tarif premium di ekstensi panggilan, dll.
- Tidak menampilkan informasi alamat (lokasi) yang benar untuk bisnis jasa keuangan, atau menghilangkan rincian materi tentang pinjaman jangka pendek atau modifikasi pinjaman dan produk penyitaan. Contohnya: Bank yang tidak menampilkan alamat fisiknya, perusahaan pinjaman yang tidak menjelaskan tingkat bunga bulanan atau jumlah denda keterlambatan pembayaran. Baca, requirements for financial services.
- Menghilangkan informasi yang penting dan relevan saat meminta sumbangan amal atau sumbangan politik. Contohnya: Tidak menampilkan nomor pembebasan pajak untuk sumbangan amal, tidak menjalaskan apakah sumbangan politik tersebut bebas pajak.
1). Periksa iklan dan landing pagenya untuk mencari tahu informasi yang hilang atau kurang. Berikut adalah beberapa contohnya:
- Informasi model pembayaran dan penagihan: Pastikan bahwa website atau aplikasi anda dengan detail menjelaskan biaya penuh yang akan ditanggung pengguna, serta bagaimana proses penagihannya.
- Sumbangan: Jika iklan atau landing page meminta sumbangan yang bebas pajak, harap jelaskan status bebas pajaknya.
- App install: Pastikan Anda menghapus konten iklan yang menyesatkan pengguna yang tujuannya agar mereka mendownload apps anda. Misalnya anda bilang apps anda gratis padahal berbayar.
2). Perbaiki landing page. Tambahkan informasi yang dibutuhkan. Jika anda tidak dapat memperbaiki landing pagenya, perbarui iklan dengan tujuan baru yang mematuhi kebijakan Google AdWords.
3). Edit iklan dan tambahkan informasi yang dibutuhkan. Jika masalahnya ada di landing page dan anda sudah memperbaikinya, anda tetap butuh mengedit iklan agar iklan disubmit untuk direview kembali.
2. Unavailable offers (Penawaran tidak tersedia)
Menjanjikan produk, layanan, atau penawaran promosi yang susah ditemukan di landing page.
Contohnya: Mempromosikan produk yang tidak tersedia, mempromosikan kesepakatan yang sudah tidak aktif, mempromosikan harga yang tidak akurat, call-to-action di teks iklan yang susah ditemukan di landing page.
Contoh yang spesifik: Di iklan tertulis "Beli Handphone Mulai Dari Rp 1 Juta", tapi setelah mengklik iklan tersebut, pengguna tidak menemukan handphone yang tersedia untuk dibeli seharga Rp 1 Juta.
Catatan: Hindari menulis iklan untuk penawaran dengan waktu yang terbatas, karena dikhawatirkan anda lupa mengganti teks iklan tersebut saat penawarannya sudah tidak berlaku lagi. Tapi kalau anda tetap menginginkan membuat iklan seperti itu, jangan lupa untuk mengupdate atau menghapusnya jika penawarannya sudah tidak berlaku lagi, atau sebagai alternatifnya anda bisa menggunakan Dynamic Search Ads.
3. Misleading content (Konten yang menyesatkan)
- Membuat pernyataan palsu tentang identitas atau kualifikasi anda. Contohnya: Seseorang mengaku sebagai pengacara berkualitas tanpa kualifikasi yang jelas.
- Menggunakan klaim palsu atau berlebihan dengan tujuan mempengaruhi orang. Contohnya: Iklan penurunan berat badan yang mengatakan bahwa anda bisa makan apapun yang anda mau dan berat badan anda tetap akan turun 10kg dalam sebulan. Catatan: Jika anda menjamin hasil tertentu, buatlah kebijakan refund (money back guarantee) yang jelas dan mudah diakses oleh pengguna. Testimonial yang mengklaim hasil yang terlalu spesifik harus diikuti dengan disclaimer yang menjelaskan tidak ada garansi akan mendapatkan hasil yang spesifik dan setiap hasil bisa berbeda-beda.
- Membuat tiruan atau menyerupai sesuatu dari aslinya yang bisa penyesatkan pengguna. Contohnya, meniru website, perangko, nama perusahaan, dll. Contoh khusus: Pengiklan meniru layout dan desain dari website resmi pemerintahan.
- Iklan yang menyesatkan atau mengelabui pengguna agar berinteraksi dengan mereka. Contohnya, iklan yang menyerupai pesan peringatan, peringatan sistem atau website, iklan yang mensimulasikan pesan, kotak dialog, menu, atau pemberitahuan permintaan, iklan yang tidak dapat dibedakan dari konten lainnya, iklan yang menggambarkan fitur yang tidak berfungsi, seperti close button, text input, multiple choice option, download atau install button yang ada pada iklan gambar, iklan dengan latar belakang yang transparan, gambar yang tersegmentasi, gambar yang berisi banyak salinan dirinya dalam iklan, gambar yang tampil lebih dari satu iklan, bergerak dan mengklik panah.
- Providing a business name that is anything other than the domain, the recognized name of the advertiser, or the promoted downloadable app
No comments:
Post a Comment
Tulis pertanyaan anda dengan jelas dan detail. Jika anda ingin melampirkan gambar atau screenshot, silahkan upload dulu di https://prnt.sc dan sertakan URL-nya!